9.12.08

Sampah Juga Bisa Menjadi Ladang Penghasilan

Sumber: DetikBandung.com, 7 Desember 2008Tautan
Bandung - Membuat suatu karya seni tidaklah selalu mahal. Sampah yang selama ini dianggap tidak memiliki nilai guna, ternyata memiliki manfaaat tersendiri jika diolah secara kreatif. Bukan itu saja, dari sampah juga bisa menjadi ladang penghasilan.

Evan Driyananda (21) asik memainkan remote control yang mengendalikan 'robot sampah' buatannya. Dua orang bocah melonggo memperhatikan sang robot yang mondar-mandir di hadapan mereka. "Mau coba?" ujar Evan kepada dua bocah tersebut.

"Berkarya itu tidak harus mahal, buktinya dari sampah kita bisa membuat karya seperti ini," tutur Evan seraya menunjukan puluhan karya recycle toysnya yang dipajang di gelaran Crafty Days 2 yang diadakan oleh Tobucil dan Klab, di Jalan Aceh No 56, Bandung, Minggu (7/12/2008).

Mengolah sampah menjadi suatu karya sudah dilakoni Evan dan kedua rekannya sejak tahun 2004, karena melihat sampah yang menumpuk di sekitar rumahnya.

"Saya sempat sedih juga waktu itu Bandung di cap sebagai kota sampah," cerita mahasiswa Jurusan Seni Rupa UPI Bandung ini kepada detikbandung.

Bukan hanya Evan yang hadir dalam gelaran yang bertemakan Recyle Attack ini. Sekitar 25 komunitas asal Bandung dan Jakarta tumplek meramaikan acara dengan karya recycle yang beragam.

"Kita ingin mengajak orang konsumtif tapi juga pinter," ujar Kartika Jahja, peserta Crafty Days 2 asal Jakarta yang akan berencana membuka usaha toko barang-barang khusus recyle buatan tangan di seputar Kemang, Jakarta.

Jadi, tambah Kartika, orang juga bisa tahu asal muasal barang tersebut. Darimana dan bagaimana mengolah barang tersebut, tidak sekedar membeli jadi.

Saat ini, baik Evan dan Kartika berharap dari apa yang mereka lakukan selama ini dapat menjadi ladang penghasilan tambahan. "Sekarang saya belum jual recycle toysnya. Tapi tahun depan rencananya mau dijual," kata Evan.

Di Crafty Days 2, Recyle Attack, bukan hanya memajang dan menjual barang-barang recycle, beragam workshop digelar kepada para pengunjung. Diantarannya, workshop membuat monster dari potongan kain bekas dan juga workshop pembuatan robot berbahan dasar sampah kaleng.

"Kita ingin menawarkan sebuah solusi kepada publik dari permasalahan sampah," ujar Koordinator Workshop Crafty Days 2 Tarlen Handayani.

Ternyata, imbuhnya, sampah yang selama ini dianggap tidak memiliki nilai guna memiliki manfaat banyak, salah satunya adalah karya seni.


Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.(ahy/afz)

Lihat Liputan lainnya di DetikBandung.com:
Video: Recycle Toys di Crafty Days
Foto-foto: Memfungsikan Barang Bekas

Tidak ada komentar:

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails